Mengantar Pasien Berobat dan Meninggal di Rumah Sakit

  • Posted on: Thu, 01/04/2018 - 05:41
  • By: setiadi

setiadi.info - Sore hari udara yang cerah, Rabu (03/01/2018) pukul 15.54 telpon berdering dari panggilan WA dan muncul nama Firdaus Petogogan, melalui perbincangan singkat Sdr. Firdaus meminta bantuan mobil  ambulance untuk mengantar tetanggannya, Ibu Ida Farida yang sedang sakit untuk berobat ke RSUD Pasar Minggu, Jakarta. Selatan.

Tidak lebih dari 15 menit mobil ambulance sudah tiba di kediaman Bapak Udin, suami Ibu Ida Farida yang berprofesi sebagai seorang guru. Tandu bed langsung dikeluarkan untuk mengevakuasi dengan dibantu beberapa orang tetangga yang sudah stand by dan langsung berangkat menuju RSUD Pasar Minggu melalui  Jalan Wijaya Timur, Kapten Tendean, Warung Buncit. Suasana libur Tahun Baru masih terasa, hal ini terlihat dari masih sepinya pengguna jalan raya baik mobil maupun motor, terkadang mobil ambulance melewati jalur bus way dan keluar jalur bus way apabila ada bus yang melintas di depannya.

Tonton Video : Mengantar Bapak Kiki Sakir

Baca : Ambulance Gratis di Jakarta Selatan

Tiba di Lobby IGD RSUD Pasar Minggu, rombongan kami langsung di jemput oleh petugas secutity dan dengan secepatnya kami minta bantuan petugas untuk langsung mengangkat pasien karena keadaan sudah sangat darurat. Pasien langsung mendapat tindakan medis pertama dengan memompa, dan saat itu juga Ibu Ida Farida divonis telah meninggal dunia.

Innalillahi wa Innaillaihi Rojiun, semoga almarhumah husnul khaatimah dalam menghadap Allah SWT, aamiin dan keluarga yang ditinggalkan tabah dalam menghadapi ujian ini.

Menunggu proses administrasi sekitar 1 jam, akhirnya jenazah kami jemput di kamar jenazah dan diantar ke rumah duka, di Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Tonton Video : Mengantar ke Sukabumi

Baca : Kartini Perindo Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Mampang

Esok hari, Kamis (04/01/2018) pukul 09.00 bertakziyah bersama Bapak M. Sidik, tokoh masyarakat yang dituakan dan didampingi anggota DPC Kebayoran Baru, Ahmad Taufik, bersama sama dengan tetangga memberikan doa untuk almarhumah yang selanjutnya diteruskan dengan doa bersama pembacaan Surat Yasin dan Tahlil di Musholla Nurul Yakin serta serah terima beras Fidyah. 

Memasuki waktu Sholat Dzuhur, mushola yang sudah dipenuhi oleh jemaah melakukan Sholat Dzuhur berjamaah yang dilanjutkan dengan Sholat Jenazah, setelah kembali di doakan, jenazah dibawa ke pemakamans setempat.

Pada saat jenazah sudah masuk liang kubur, datang lagi jenazah yang akan dimakamkan di pemakaman tersebut, sehingga petugas penggali kubur berpindah tempat, dan kami akhirnya menutup liang kubur sendiri, menggunakan 2 cangkul kami bergantian, ini pengalaman pertama dan cukup menguras tenaga, kami jalani dengan senang hati.

Tonton Video : Setahun Melangkah Bersama DPC Kebayoran Baru

Tetap menjadi yang bermanfaat untuk bekal menghadap ALLAH , aamiin  aamiin aamiin - ASW