Ambulan Ambulans Ambulance semuanya sama

  • Posted on: Tue, 06/11/2019 - 11:58
  • By: adi

setiadi.info - Sepertinya tidak asing lagi ya, mobil dengan tulisan AMBULANCE terbalik,  yang dilengkapi dengan sirine dan lampu rotator darurat yang berfungsi untuk menembus kemacetan lalulintas dan mendapat prioritas lainnya. Ambulance adalah sebuah kendaraan yang dilengkapi peralatan medis dan berfungsi sebagai alat angkut atau kendaraan yang berisi pasien atau korban kecelakaan dari suatu tempat ke rumah sakit, atau dari rumah sakit ke rumah sakit lainnya, yang sering disebut dengan rujukan.

Selain mobil Pemadam Kebakaran, keistimewaaan atau prioritas lainnya yang dimiliki oleh ambulance antara lain mempunyai hak untuk melanggar peraturan lalu lintas seperti menerobos lampu merah, melawan arah, melewati lajur bahu jalan, yang tentu saja dengan memperhatikan keamanan lalulintas, hal ini sudah tercantum dalam Undang-Undang Lalu Lintas bahwa kendaraan seperti Ambulans dan kendaraan gawat darurat yang lainnya harus diberi kenyamanan dan diberi lintasan untuk di jalan raya guna menyelamatkan nyawa.

Sebagaimana diatur dalam Pasal 134 UULLAJ jo Pasal 65 ayat (1) PP 43/1993, Ambulance mempunya hak sesuai urutan sebagai berikut :

  1. Kendaraan pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas;
  2. Ambulance yang mengangkut orang sakit;
  3. Kendaraan untuk memberikan pertolongan pada Kecelakaan Lalu Lintas;
  4. Kendaraan pimpinan Lembaga Negara Republik Indonesia;
  5. Kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing serta lembaga internasional yang menjadi tamu negara;
  6. Iring-iringan pengantar jenazah; dan
  7. Konvoi dan/ atau Kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Dari penjelasan tersebut, diprioritaskan kendaraan-kendaraan yang telah disebut untuk diberi haluan aman dan cepat di jalan raya. Ketentuannya yaitu:

  1. Ambulance, Pemadam Kebakaran, dan Kendaraan Polisi yang sedang membunyikan sirene dan lampu-lampu di jalanan wajib diberi jalan dan lintasan aman guna sampai pada tujuan dengan selamat, di mana pengemudi lainya harus minggir ataupun berhenti di tepi jalan dan beri laluan aman.
  2. Ketiga kendaraan darurat tersebut mempunyai keistimewaan untuk bisa melanggar rambu-rambu lalulintas seperti melawan arus lalu-lintas, menerobos lampu merah, melewati jalur busway, dll pada kondisi darurat dan tidak boleh di ganggu oleh pengemudi lainya.
  3. Seluruh pengemudi lalu-lintas yang melihat dan mendengar sirene atau lampu-lampu dari kendaraan darurat tersebut wajib berusaha memberi jalan walaupun pada kondisi kemacetan lalulintas. Jika tidak memungkinkan, pengemudi wajib berusaha semaksimal mungkin untuk minggir dan memberi jalan.
  4. Dilarang keras menghadang, mengabaikan, dan mengganggu perjalanan ketiga kendaraan darurat tersebut dalam melaksanakan tugas untuk menyelamatkan nyawa.
  5. Selain keperluan tertentu, dilarang membuntuti atau mengikuti ketiga kendaraan darurat tersebut dalam melaksanakan tugas guna melewati kemacetan atau cari jalan cepat, karena dapat membahayakan dan menyelakai kendaraan darurat tersebut jika terjadi rem mendadak, dll.

Memerlukan ambulance dari Partai Perindo? silahkan hubungi Ahmad Setiadi Wibowo di nomor telpon 085261317979